Kamis, 31 Januari 2013

Kepala Desa Ku Ingin Balik Modal Kampanye

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Momen hari ini, Kebetulan masih angat-angatnya." Momen apakah?" Cuman momen biasa, bisa di bilang seperti itu. "Apa sih momennya? " Tadi pagi di balai Desa ada pelatikan kepala desa yang baru. Kepala desa di desa saya ini sih kepala desa yang dulu dan kemarin dapat lagi dia sebagai kepala desa lagi sih, gak jauh-jauh amat jadi Kades hehehe...... jelas lah dia dapet wong gak ada lawan yang mau jadi kades cuman dia doank heheh.......

Karna kades masih angat nih, saya rencana mau nulis tentang Perjuangan Kepala Desa Menuju Kursi Desa I ( satu )



سْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم


Sebetulnya sih saya juga niat dan mau jadi kepala desa, cuman untuk kampanye dan pencarian pendukung saja di butuhkan banyak dana. dananya pun sangat luar biasa besar menurut saya di alokasikan hanya untuk sebuah pencalonan kepala desa.

kalau di desa saya, calon kepala desanya enak dia tidak banyak uang yang di keluarkan ya karna calon kepala desanya cuman satu dia doank, tapi di desa tetangga itu ada yang 3 ( tiga ) calon bahkan ada yang 5 (  lima) dan itu benar-benar membutuhkan dana yang sangat besar.

untuk yang di calon kepala desanya ada tiga calon saja, menurut tim suksesnya membutuhkan dana kurang lebih Rp. 300.000.000,- ( tiga ratus juta ). saya sampai kaget mendengarnya, kemungkinan besar untuk yang  calon kepala desanya ada lima calon bisa menghabiskan biaya lebih dari itu karena persaingannya sangat ketat.

bahkan yang membuat saya sedih adalah, ada calon kepala desa yang terang-terangan ingin balik modal terlebih dahulu sebelum membangun desa.

otak saya agak sedikit keseleo dan mulut mulai bergumam " apakah tidak rugi balik modal doang ? kapan ambil untungnya ya ! " 

banyak pertanyaan dalam benak saya. Kapan mau membangun desanya sedangkan gajinya saja berapa ?  dan kapan bisa balik modal ? 

pesta rakyat yang tiap 5 ( lima ) tahun sekali ini harus di benahi dari lubung paling bawah agar tidak terjadi money politik.

yang paling ironis menurut saya, anak kecil pun tahu, tiap pemilihan kepala desa suka ada Serangan Fajar (bagi-bagi duit waktu subuh sebelum pencoblosan ke TPS) dan itu sudah hal biasa, semoga tidak menjadi hal lumrah.

sedangkan Panwaslu hanya memantau dari pemilihan legislatif / bupati / walikota daerah tinggkat dua hingga tingkat presiden. yang saya ketahui semoga saya salah, dan maap kalau saya salah. selama pemilihan kepala desa tidak ada pengawas pemilu hanya pembentukan panitia pemilu saja. mustinya pemeritah membuat panwas khusus untuk pemilihan kepala desa. agar terjadi persaingan yang sangat sehat.

Menurut saya, untuk membangun sebuah negeri di butuhkan pondasi dari dalam tanah agar kuat, dan pondasi pemerintahaan yang paling dalam adalah kepala desa. di sana lah cara mendidik kami sebagai masyarakat agar tidak terlena dengan money politic.

Walaupun saya bukan pendukung kepala desa yang tadi siang di lantik, tapi saya berharap semoga terus menjadi lebih baik. dan saya mendukung.

eh ya ada pertanyaan nih buat kepala desa saya.  udah balik modal belum ya ? kok dia mau jadi kepala desa lagi........ kayanya sih belum nih ya heheheheh .......!!!

terus bangun desa untuk lebih baik ya pak!!

kalau saya salah tolong tegur saya biar saya lebih baik lagi amin, terima kasih

وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Sabtu, 26 Januari 2013

Kenangan Bukan Esok Hari Tapi Puluhan Tahun

Kenangan Bukan Esok Hari Tapi Puluhan Tahun

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم 

Dari perjalan panjang belajar memahami blog, entah berapa blog yang sudah saya acuhkan tanpa saya gunakan lagi hany semata untuk coba-coba. insyaallah dengan blog yang baru ini saya niatkan untuk lebih serius lagi dalam menggunakan blog ini.

ini bukan tulisan pertama saya dalam bloging, tapi ini adalah tulisan saya di blog yang menggunakan domain nama saya sendiri.

apalah arti dari tulisan yang saya buat, tapi ini adalah kenangan buat saya sebelum tulisan lain yang akan bersandar dan meramaikan blog saya ini, saya terlebih akan menulis sejarang kenapa saya buat blog ini, hanya untuk buat sebuah kenangan.


saya berharap dengan blog yang baru ini semangat dalam dunia bloging akan tubuh terus menerus.
catatan ini saya buat pada tanggal 26 januari 2013 pada jam 22.10 wib, di temani hujan rintik-rintik yang menambah suasana dinginnya malam.

tak banyak harapan yang saya inginkan dari blog ini, mendapatkan tempat untuk menulis saja saya sudah sangat senang.

bloging bukan hal baru, selama saya punya usaha warnet tahun 2009 di situlah perkenalan saya pada dunia bloging. hampir 3 tahun lamanya saya bloging ria " saya sebut seperti itu" dan berhenti pada tahun 2011 di karnakan warnet saya mengalami kebangkrutan.

hampir 2 tahun lamanya saya tdak berbloging ria lagi, hari ini saya mempunyai kesempatan untuk memulai dunia yang saya katakan asik untuk dilakukan.

mungkin tulisanan ini tidak ada arti dan sedikit kenangan ketika di baca esok hari, lusa, bulan depan ataupun tahun depan. tapi tulisan ini akan sangat mengandung banyak kenangan ketika mulai di baca kembali puluhan tahun yang akan datang, bahkan akan sangat-sangat lebih indah di baca bersama anak cucu saya nanti.

semoga harapan indah akan selalu menaungi saya di manapun bersama keluarga saya.

begitu juga dengan bidadari pendamping saya (istri) semoga menjadi penyemangat di belakang layar dalam setiap pertempuran suaminya dan menjadi tameng doa dalam setiap langka suami mencari nafkah.

dan sang jagoan, anak saya (waktu nulis usia 17 bulan baru bisa jalan 1 bulan, jalannya masih kaya robot. hehe....) mengabulkan harapan-harapan yang saya sandangkan pada dia, Kesatria Yang Adil Lahir Bulan Ramadan, itulah arti dari nama sang jagoan saya, nama adalah doa dan semoga sang jagoan saya ini menjadi benar-benar Kesatria untuk membangun agama, negara dan juga keluarga yang benar benar adil.

sekelumit curhat dari saya, yang mungkin bila di baca semoga tidak menjadi beban.

terima kasih semoga esok hari terus lebih baik 


MENCOBA ADALAH PENUNTUN JALAN TERBAIK ( pebriandian )


وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ